sisad.

 19 desember 2020


Terimakasih perpisahan, membuat seseorang lebih mengenal apa itu kepedulian yang sesungguhnya ,Kepedulian untuk sebuah kasih sayang yang di butuhkan seseorang.


5 bulan yang lalu sudah berlalu.. saat itu Tuhan mengatakan tidak untuk berjalan berdampingan dengan seseorang yang di pertemukan kembali setelah setahun berkelana,hanya karena keegoisan yang selalu berdampingan dengan satu sama lain dan dua orang yang lemah yang tidak mampu menghadapi sebuah keegoisan dan keras kepala. Dari masalah yang dihadapi dua pasangan yang keras kepala, hanya belajar untuk menjadi seseorang yang lebih berguna dan berteman dengan kepedulian bukan perpisahan yang terulang kembali .


7 desember 2020 semesta mengatakan ya untuk dua pasangan lemah kembali mengulang kisah dan ceritanya yang belum menjadi sejarah. semoga dapat lebih bersahabat dengan keadaan dan lebih mengenal apa itu ketidakpedulian. Ya,semoga.


Seorang wanita tepat pukul 01.19 yang masih membuka matanya dan menuliskan apa yang menjadi keresahannya. Ternyataa.. ada seseorang yang belum mampu berdamai dengan masalah yang sudah 5 bulan berlalu, dan belum mampu untuk mempelajari hal jahat yang sudah membuat perpisahan itu datang dan nyata untuk dua pasangan yang lemah.

di malam menjelang pagi seseorang wanita yang merindukan dan ingin bersahabat dengan kepedulian dan keharmonisan , saling bergandeng tangan dan saling memeluk ketika dua pasangan lemah ini bertemu kembali dengan kehancuran . Tetapi semesta kembali mengatakan tidak! 

Seseorang yang di rindukan belum mampu bersahabat dengan keegoisan, daan seorang wanita yang berdiri untuk menunggu dan mencoba berdamai dengan keadaan yang sudah menjadi sahabat dari seseorang yang di rindukannya. Terimakasih telah mengajarkan dan mengenalkan arti sebuah KESABARAN dari semua hal jahat yang terjadi dulu hingga sekarang. -sekian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagi dan lagi

Menyakitkan

🤍