Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

perpisahan.

26 Desember 2020 sekali lagi ingin mengatakan "terimakasih perpisahan". semesta tidak lagi mengizinkan , semesta tidak lagi suka dengan kedatangan yang salah saat ini . Semesta ingin dua manusia yang lemah memberi ruang untuk rehat sejenak. Hanya sejenak,tidak lebih. tetapi bagaimana dengan waktu ? entah.  Tidak selamanya hujan itu yang datang. Matahari pun ingin semesta menerima kedatangannya. Hujan tidak membenci bumi ketika iya datang dan tidak di sukai. Dan matahari pun tetap menyinari walau sendirian. Jaga dirimu baik baik . Jaga hatimu baik baik . Sampai semesta mengatakan "iya" untuk kita. Terimakasih23.

sisad.

  19 desember 2020 Terimakasih perpisahan, membuat seseorang lebih mengenal apa itu kepedulian yang sesungguhnya ,Kepedulian untuk sebuah kasih sayang yang di butuhkan seseorang. 5 bulan yang lalu sudah berlalu.. saat itu Tuhan mengatakan tidak untuk berjalan berdampingan dengan seseorang yang di pertemukan kembali setelah setahun berkelana,hanya karena keegoisan yang selalu berdampingan dengan satu sama lain dan dua orang yang lemah yang tidak mampu menghadapi sebuah keegoisan dan keras kepala. Dari masalah yang dihadapi dua pasangan yang keras kepala, hanya belajar untuk menjadi seseorang yang lebih berguna dan berteman dengan kepedulian bukan perpisahan yang terulang kembali . 7 desember 2020 semesta mengatakan ya untuk dua pasangan lemah kembali mengulang kisah dan ceritanya yang belum menjadi sejarah. semoga dapat lebih bersahabat dengan keadaan dan lebih mengenal apa itu ketidakpedulian. Ya,semoga. Seorang wanita tepat pukul 01.19 yang masih membuka matanya dan menuliskan apa...